fbpx

Among Sukma

Among Sukma merupakan produk batik jumputan dari dampingan Panti Hafara. Batik ini menjadi istimewa kerena dibuat dengan teknik shibori, dimana antara satu produk dengan produk yang lainnya tidak akan pernah sama. Batik ini juga menjadi sangat istimewa karena dibuat oleh saudara kita yang memiliki gangguan jiwa.

Sentuhan istimewa pada sebuah batik akan membuat sang pemakai terlihat istimewa. Sesuai namanya, Batik Among Sukma menjadi karya yang dapat merawat jiwa pembuat sekaligus pemakainya. Batik ini menjadi bukti bahwa warga dampingan Panti Hafara sangat istimewa, mereka mampu menghasilkan sebuah karya. Batik Among Sukma bias menghias raga dan menjadikan penampilan pemakainya lebih elegan.

Batik ini bagi pegiat seni dan tekstil, bukanlah hal yang baru. Meskipun seni pewarnaan ini berasal dari Jepang. Shibori berasal dari kata ‘shiboru’, yaitu tekhnik pewarnaan kain yang telah diikat, kemudian dicelup ke pewarna. Motif dari pewarnaan sibori ini mirip dengan batik, sehingga seringkali disebut batik sibori. Namun pengerjaan batik shibori lebih mudah dan sederhana dibanding batik tulis. Konon batik shibori ini telah ada sejak beberapa ratus tahun lalu. Bahkan pewarna alaminya dari shibori ini mampu bertahan 600 tahun lamanya.

Untuk menghasilkan motif yang berbeda-beda, dibutuhkan tekhnik pembuatan yang berbeda. Berikut adalah tekhnik pembuatan shibori :

Miura Shibori
Tekhnik ini paling mudah untuk pemula karena hanya mengikat beberapa utas benang pada kain, tanpa perlu menyeragamkan bentuk dan ikatan

Kanoko Shibori
Adalah tekhnik pembuatan kain shibori dengan pengikatan pada bagian tertentu secara acak. Sebelum diikat, bisa dilipat terlebih dahulu. Tekhnik penggabungan ikatan dan lipatan ini akan menghasilkan motif berupa bercak.

Arashi Shibori
Untuk membuat motif ini anda memerlukan pipa yang berbentuk diagonal. Caranya, kain dililitkan dalam pipa. Lilitannya tidak perlu terlalu erat. Saat jadi tekhnik ini akan mengasilakan motif badai yang indah

Itajime Shibori
Untuk membuat motif ini diperlukan dua buah kayu, stik es krim yang panjang juga bisa digunakan dalam tekhnik ini. Kain yang akan diwarnai dijepit menggunakan 2 buah stik eskrim yang diikat dengan karet atau benang. Motif yang dihasilkan akan berbentuk kotak atau segitiga

Kumo Shibori
Ini adalah tekhnik yang paling sulit karena mengharuskan kita mengikat kain sedemikian rupa, sehingga motif yang dihasilkan menyerupai jarring laba-laba.

Itulah tadi motif-motif yang dihasilkan dari berbagai penggunaan tekhnik pembuatan kain shibori. Pinggin tahu lebih lanjut tentang shibori/batik jumputan karya dampingan Panti Hafara. Yuk datang saja ke showroom kami di Gambiran RT 11, Blawong 2,Trimulyo, Jetis, Bantul, Yogyakarta