fbpx

“Kalau ngga nurut sama ibu, nanti kamu jadi sampah kayak bapak itu”

“Tuh, bapak itu ngga punya kaki, dulu dibilangin sama ibunya bandel tu”

“Ngga punya tangan sama kaki, pasti cuma bisa minta-minta kerjanya”


Pak Slamet (47 tahun) selalu mendapatkan stigma negatif dari warga karena ia seorang difabel. Setiap kali berada di luar rumah, dirinya tak pernah lepas dari pandangan sinis dan cemoohan orang. Kini, ia tak pernah lagi mempedulikan hal itu karena ada ratusan difabel yang bergantung padanya.


Kilat listrik menyambar seluruh tubuhnya disusul bunyi ledakan yang memekakkan telinga. Peristiwa puluhan tahun silam membuatnya kehilangan kaki kiri dan jari-jari di kedua tangannya tak bisa digerakkan. Berbulan-bulan Pak Slamet hanya mengurung diri karena belum bisa menerima kenyataan pahit itu. Ia marah pada dirinya sendiri.


Bermodalkan satu-satunya warisan orangtua dan menguras habis tabungannya, ia membangun usaha untuk memberdayakan ratusan difabel dengan membuat handycraft dari kayu. Hasil memang tidak pernah mengkhianati usaha. Karya Pak Slamet dan teman-temannya dapat menembus ke pasar dunia. Ia berhasil membuktikan bahwa difabel itu bisa mandiri dengan karyanya sendiri.


Seperti mainan puzzle yang sering ia buat. Saat ini Pak Slamet tengah berusaha menyusun satu demi satu balok di kehidupannya. Misi yang tertanam di hati sangatlah besar. Pak Slamet ingin agar teman-teman difabelnya tak dianggap sampah oleh masyarakat. Sayangnya, pandemi belum juga usai. Kini, puluhan difabel yang bekerja di usaha Mandiri Handycraft miliknya terpaksa dirumahkan.


“Sejak pandemi, mereka tidak bisa lagi bekerja. Tak bisa makan dan kembali di cemooh warga”

Mari bersama-sama bantu perjuangan Pak Slamet agar ia bisa mewujudkan lapangan kerja lagi bagi difabel lainnya. Kamu bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Klik “DONASI SEKARANG”

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih Metode Pembayaran

4. Segera transfer sesuai nominal jika menggunakan Transfer bank & Virtual Account

Donasi yang kamu berikan akan digunakan untuk modal usaha Pak Slamet dan rekan-rekan difabel lainnya agar mereka tak kehilangan pekerjaannya.

    Tidak ada update baru belum

Belum ada kontributor