fbpx

Kisah Haru Nenek Buta: Kakinya Tak Bisa Berjalan, Tiap Hari Jualan Sayur, Sehari Dapat 15rb. Penghasilannya Selalu Disedekahkan

Pernahkah kamu membayangkan jika seorang nenek hidup dengan keadaan buta, tak bisa berjalan, namun tetap berjualan demi bisa makan hari itu?

Hal menyedihkan tersebut terjadi pada Mbah Palem (80th). 22 tahun silam, Mbah kehilangan penglihatannya karena kecelakaan hebat yang ia alami.

Awalnya, matanya hanya buram. Namun, karena tak ada biaya berobat. Mata Mbah lama kelamaan tak bisa melihat cahaya sedikitpun. Hanya kegelapan duka yang dirasakan oleh Mbah Palem sampai saat ini.


Kondisi kakinya yang rapuh, tertatih-tatih Mbah menahan sakit. Untuk berjalan saja, Mbah Palem sudah tak bisa. Jari kakinya seperti mati rasa.

Setiap hari sebelum matahari terbit, Mbah Palem sudah menyiapkan sayuran untuk dijual sambil meraba-raba jalanan, dan duduk menyeret tubuhnya untuk berpindah tempat. Tak jarang, kaki Mbah selalu luka karena tergores bebatuan di tanah.

Setelah sayurannya sudah siap, Mbah digendong menuju tempat jualannya sambil berharap ada orang yang menghampiri untuk membeli. Meski langit sudah gelap, Mbah belum mengantongi uang sepeser pun karena tak laku. Sehari biasanya, Mbah dapat 15 ribu, itu pun sudah sangat banyak menurut Mbah.

Menyayat hati, cara Mbah Palem mengembalikan uang pembeli adalah dengan cara menunjukkan kantong kresek yang berisi uang hasil jualannya. Mbah tak pernah takut jika ada yang mengambilnya.

“Kalau ada yang ambil uang atau dagangan Mbah, mungkin lagi bukan rezeki. Gusti Allah nggak akan salah alamat, kalau Mbah harus rugi nggak apa-apa. Mungkin yang ambil uangnya sedang butuh, yang penting orang itu sing sehat, sing banyak rezekinya..” ungkap Mbah Palem sambil mengusap kakinya yang rapuh.

Menurut warga, sering pembeli membayarnya dengan uang yang tidak sesuai. Bahkan ada pula yang memberinya uang palsu ataupun asal mengambil tanpa membayar.


Bertahun-tahun dunianya tak berwarna. Namun, Mbah jalani harinya penuh dengan rasa syukur. Sisa dagangannya, Mbah bagikan kepada warga yang membutuhkan.

Tak pernah lupa juga Mbah untuk shalat 5 waktu, walaupun keadaannya terbaring. Setiap jumat, Mbah Palem selalu berinfak ke masjid berapapun uang yang ia punya.

“Mbah nggak tahu sampai kapan masih bisa jualan seperti ini. Mumpung masih diberi kesempatan ingin berbagi sedikit rezeki untuk bekal di akhirat nanti” – lanjut, Mbah Palem


Selama ini, Mbah Palem tinggal di bangunan usang, jauh dari kategori layak huni. Tidur beralas potongan kayu, atap genteng sudah bocor, setiap kali hujan turun, air akan membasahi lantainya yang beralas tanah.

Sahabat, semangat Mbah Palem begitu menyentuh hati. Usianya yang senja, terus bekerja keras dengan cara yang halal. Tanpa meminta-minta.

#OrangBaik, Mbah Palem hanyalah satu potret lansia yang ingin memiliki hidup layak dan kecukupan di masa tuanya. Maukah kamu menjadi alasan Mbah Palem dan para lansia lainnya tersenyum hari ini?

Mari salurkan sedekah terbaikmu melalui:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang turut menemani perjuangan lansia lainnya.

Terima kasih banyak, #orangbaik!

  • 28 Dec 2020
    Update terbaru

    tes update terbaru

26 Dec 2020

Farhan
Rp 10.345