fbpx

Zakat Penghasilan

Zakat profesi/penghasilan adalah zakat yang dikenakan atas penghasilan atau pendapatan yang diperoleh oleh seseorang sebagai imbalan atas  pekerjaan yang ia usahakan, secara sendiri maupun secara bersama-sama.

Adapun Landasan Zakat Penghasilan ada pada (QS Al – Baqarah 267)

“Wahai orang-orang yang beriman! Belanjakanlah (pada jalan Allah) sebahagian dari hasil usaha kamu yang baik-baik, dan sebahagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu sengaja memilih yang buruk daripadanya (lalu kamu dermakan atau kamu jadikan pemberian zakat), padahal kamu sendiri tidak sekali-kali akan mengambil yang buruk itu (kalau diberikan kepada kamu), kecuali dengan memejamkan mata padanya. Dan ketahuilah, sesungguhnya allah maha kaya, lagi sentiasa terpuji.” (QS Al-Baqarah  267).

Nishab zakat penghasilan adalah 653 kg beras atau senilai dengannya. Zakat penghasilan menggunakan nishab tersebut karena zakat profesi dianalogikan atau diqiyaskan dengan zakat pertanian. Apabila harga beras per kilogram adalah 6.000 rupiah maka nishab zakat profesi adalah 3.918.000 sedangkan zakat yang dikeluarkan 2,5 persen.

Berdasarkan penghitungan ini, penghasilan 1.000.000 belum mencapai nishab dan belum terkena zakat penghasilan. Hanya saja, terbuka peluang baginya untuk beramal lewat infak atau sedekah.

 Tentu saja, jumlah dan waktunya tidak ditentukan secara spesifik. Begitu pula orang yang menerimanya.

Semoga bermanfaat…